Pages

Kamis, 19 Januari 2012

Suporter " Ndeso " VS Etika

Dalam dunia sepak bola bola, suporter adalah salah satu elemen yang sangat penting. Dalam sebuah pertandingan, tuan rumah sangat mengharapkan kehadiran puluhan ribu bahkan ratusan ribu fansnya (suporternya) untuk datang ke stadion dan memberikan semangat sebagai pemain ke- 12 di lapangan. Begitu juga tim tamu sangat mengharapkan kehadiran suporternya (walau jumlahnya sedikit) untuk memberikan suntikan moril bagi para pemain.
Suporter yang baik adalah suporter yang membeli tiket " original ", berpakaian rapi dan boleh juga membawa spanduk ke dalam stadion. Mereka selalu berteriak untuk memberikan semangat kepada para pemain pujaannya di lapangan dengan nyanyian dan yel- yel yang sangat attractive dan menghibur dari detik pertama hingga menit penghujung pertandingan. Walaupun tim yang mereka " bela " kalah, tapi mereka tetap semangat untuk memberikan dukungan mereka pada tim...
Di Indonesia, di daerah manakah kita bisa mendapatkan/ melihat suporter yang baik? Mungkin akan sangat sulit dicari.... Sungguh mengherankan memang, tapi itulah kenyataannya. Di Indonesia, kita mungkin lebih mudah untuk mendapati suporter yang " Ndeso ". Ndeso di sini bukan berarti mereka berasal dari desa dan disebut ndeso!!! Tapi perilaku merekalah yang mencerminkan suporter " Ndeso ". Sekali lagi Irono di Atas Ironi melihat wajah suporter di Indonesia. Teriakan rasis, Spanduk " Rasis ", dan tindakan brutal sangat sering dan mudah kita jumpai di dalam dan luar stadion yang ada di Indonesia. Mereka ada yang masuk ke stadion dengan melompat dinding, pake tiket palsu, bawa golok ( senjata tajam ), dan yang paling membingungkan adalah ngapain harus pake helm masuk ke stadion???Luar binasa....
Di luar lapangan, kalo naik sepeda motor masih ada yang blombongan, boncengan bertiga, gak bawa surat- surat kendaraan dan SIM, dan tentunya bikin macet jalan. yang naik bus juga gak kalah parahnya, rame- rame ke atap bus, padahal sangat berbahaya. Coba kalo kita lihat ke Inggris saja dech.... Liat suporter North London FC (Arsenal). Suporternya rapi, gak rasis, Welcome sama suporter lain yang datang ke Emirates Stadium, walaupun rival mereka sekelas Tottenham Hotspur, gak anarkis, setia, dan yang pasti gak ada yang bawa helm buat naik motor ke dalam stadion. hahaha

Untuk itu bagi para fans setia di Indonesia, klub apapun yang kita bela, kita berada di bawah bendera Indonesia bersatu. Kita contoh suporter klub di Inggris yang no anarci and no rasis.
                                            ......Maju terus Sepak Bola Indonesia.... 
                                                        We Are Good Suporters



                                             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar